Aktivitas PETI di Boalemo Jadi Sorotan, Begini Respons Kasat Reskrim

Erapena.com- Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Boalemo kembali menjadi sorotan. Setelah penutupan tambang di Dusun Sambati, Kecamatan Dulupi, pada bulan lalu, kini dugaan aktivitas tambang ilegal di wilayah Wonosari hingga Tangga Barito turut dipertanyakan.

Pasalnya, aktivitas PETI di sejumlah titik wilayah tersebut diduga masih berlangsung. Bahkan, informasi yang berkembang di masyarakat menyebutkan adanya puluhan unit alat berat yang diduga digunakan dalam aktivitas pertambangan ilegal.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai konsistensi penegakan hukum terhadap aktivitas pertambangan tanpa izin di Kabupaten Boalemo.

Penutupan tambang di Sambati sebelumnya menjadi salah satu langkah penertiban. Namun, dugaan masih beroperasinya aktivitas PETI di kawasan Wonosari hingga Tangga Barito membuat masyarakat menanti langkah konkret aparat penegak hukum.

Sorotan publik kini tertuju pada keseriusan pengawasan dan tindak lanjut Polres Boalemo dalam merespons informasi dugaan aktivitas tambang ilegal tersebut.

Menanggapi hal itu, Kasat Reskrim Polres Boalemo, Nurwahid Kiay Demak, mengatakan pihaknya akan melakukan pengecekan terlebih dahulu terhadap informasi yang beredar.

“Kalau itu kan kita lakukan pengecekan dulu, harus dilakukan pengecekan. Kamis ini kan ada Wasrik Polda, jadwalnya Boalemo Kamis, Jumat, mungkin setelah itu kita akan turun,” kata Nurwahid Kiay Demak saat diwawancarai, Rabu (21/10/2026).

Pernyataan tersebut mengisyaratkan bahwa pengecekan lapangan kemungkinan dilakukan setelah agenda Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) Polda di Boalemo selesai.

Meski demikian, masyarakat tentu berharap pengecekan tersebut tidak berhenti pada sebatas verifikasi informasi, tetapi juga diikuti dengan langkah tegas apabila dugaan aktivitas PETI terbukti melanggar ketentuan hukum.

Selain memastikan keberadaan aktivitas pertambangan, aparat juga diharapkan mengklarifikasi informasi mengenai dugaan penggunaan puluhan unit alat berat di kawasan Wonosari hingga Tangga Barito.

Hingga berita ini diterbitkan, dugaan aktivitas PETI di wilayah Wonosari dan Tangga Barito masih memerlukan verifikasi langsung dari pihak berwenang.

Publik menanti tindak lanjut Polres Boalemo setelah agenda Wasrik Polda, sekaligus menunggu jawaban atas pertanyaan yang berkembang, apakah dugaan aktivitas PETI di Wonosari hingga Tangga Barito akan ditindak lanjuti dengan langkah konkret?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *