Buka Pembinaan ASPAK, Lahmudin Minta Pengelola Puskesmas Benahi Data Alkes

Erapena.com- Wakil Bupati Boalemo, Lahmudin Hambali, menegaskan pentingnya pemenuhan standar sarana, prasarana dan alat kesehatan (Alkes) di setiap fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Boalemo.

Hal tersebut disampaikan Lahmudin saat membuka kegiatan Pembinaan dan Pemetaan Sarana Prasarana dan Alat Kesehatan (ASPAK) di Puskesmas, Pustu dan Labkesmas tingkat Kabupaten Boalemo, yang berlangsung di Cabana Resort Pantai Bolihutuo, Jumat (22/5/2026).

Dalam arahannya,Wabup Lahmudin mengatakan, setiap fasilitas pelayanan kesehatan, baik milik pemerintah pusat, pemerintah daerah maupun swasta, harus memenuhi persyaratan serta ketersediaan sarana prasarana dan alat kesehatan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Menurutnya, pemetaan kondisi sarana prasarana dan alat kesehatan menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Untuk mendapatkan gambaran kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan, Kementerian Kesehatan telah memiliki Aplikasi Sarana Prasarana dan Alat Kesehatan atau ASPAK,” ujar Lahmudin.

ASPAK merupakan aplikasi berbasis web yang menghimpun data sekaligus menyajikan informasi mengenai sarana, prasarana dan alat kesehatan yang tersedia pada fasilitas pelayanan kesehatan.

Data yang terdapat dalam ASPAK, kata Lahmudin, dapat menjadi dasar dalam penyusunan kebutuhan serta perencanaan pemenuhan standar fasilitas pelayanan kesehatan.

Selain itu, data tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan izin operasional, penetapan klasifikasi fasilitas pelayanan kesehatan, penilaian akreditasi hingga pengembangan pelayanan kesehatan.

Lahmudin menilai, pengembangan pelayanan kesehatan membutuhkan data dasar yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dengan adanya data yang akurat, setiap kebijakan dan perencanaan yang dilakukan pemerintah di bidang kesehatan dapat berjalan lebih terarah, tepat sasaran dan terukur.

“Data dasar dalam pengembangan fasilitas pelayanan kesehatan dapat diambil melalui ASPAK. Karena itu, pengelolaan dan pemutakhiran data menjadi hal yang sangat penting,” tegasnya.

Lahmuddin pun meminta seluruh peserta mengikuti kegiatan pembinaan tersebut dengan serius, terutama para pengelola barang dan aset di Puskesmas maupun Labkesmas.

Lahmudin berharap, melalui kegiatan tersebut, para pengelola dapat memahami secara baik mekanisme pengoperasian aplikasi ASPAK, sehingga data sarana prasarana dan alat kesehatan di masing-masing fasilitas pelayanan kesehatan dapat dikelola dengan benar dan diperbarui secara berkala.

“Kami mengharapkan agar bapak dan ibu dapat mengikuti dengan baik seluruh materi yang akan disampaikan dalam kegiatan ini. Bapak dan ibu selaku pengelola barang atau aset Puskesmas dan Labkesmas dapat memahami betul cara-cara pengoperasian aplikasi tersebut,” tandasnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *