Erapena.com- Upaya pencegahan penyebaran Tuberkulosis (TBC) terus digencarkan oleh tenaga kesehatan Puskesmas Pangi melalui edukasi kepada masyarakat agar lebih sadar terhadap pentingnya konsultasi dini ke fasilitas kesehatan.
Kegiatan pencegahan dan edukasi ini dilakukan di Desa Tanah Putih, Kecamatan Dulupi, Boalemo, yang merupakan Desa siaga TB wilayah kerja Puskesmas Pangi, Jum’at 10 April 2026.
Kepala Puskesmas Pangi Zurriyah Iqdam Musa S.Kep., melalui Promkes Miarni harun SKM., menekankan bahwa langkah konsultasi segera menjadi kunci utama dalam memutus rantai penularan penyakit menular tersebut.
Pasalnya, masih banyak masyarakat yang mengabaikan gejala awal TBC hingga kondisi semakin parah dan berisiko menularkan kepada orang lain.
“Kesadaran untuk memeriksakan diri sejak dini sangat penting. Jika mengalami batuk lebih dari dua minggu, apalagi disertai demam atau penurunan berat badan, sebaiknya segera berkonsultasi,” ujar Miarni saat memberikan sosialisasi.
Dijelaskan Promkes Miarni, Tuberkulosis diketahui merupakan penyakit yang menyerang paru-paru dan dapat menular melalui percikan droplet saat penderita batuk atau bersin.
“Penyakit ini dapat disembuhkan apabila pasien menjalani pengobatan secara rutin dan tuntas,” jelasnya.
Miarni juga mengingatkan, Melalui kegiatan edukasi, masyarakat agar tidak memberikan stigma negatif kepada penderita TBC.
“Dukungan lingkungan dinilai sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pengobatan pasien,” tambahnya.
Terakhir, Promkes Miarni membeberkan langkah pencegahan sederhana seperti menutup mulut saat batuk, menggunakan masker, serta menjaga sirkulasi udara di dalam rumah juga menjadi bagian penting dalam menekan penyebaran penyakit tersebut.











