Puskesmas Pangi Kejar Sasaran Imunisasi, Tim Microplanning Dibentuk

Erapena.com- Upaya mengejar capaian imunisasi anak di wilayah kerja Puskesmas Pangi terus diperkuat.

Memasuki bulan Oktober, Puskesmas Pangi menggelar rapat koordinasi (Rakor) program sekaligus membentuk tim penyusunan microplanning strategi imunisasi kejar.

Rakor tersebut menjadi bagian dari langkah Puskesmas Pangi dalam memastikan pelaksanaan imunisasi berjalan terarah, terukur, dan mampu menjangkau anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi sesuai jadwal.

Melalui penyusunan microplanning, tim akan melakukan pemetaan sasaran, mengidentifikasi anak yang belum mendapatkan imunisasi, serta menyusun strategi pelayanan agar pelaksanaan imunisasi kejar dapat menjangkau seluruh sasaran di wilayah kerja Puskesmas Pangi.

Kepala Puskesmas Pangi, Zurriyah Iqdam Musa, S.Kep., M.KM., mengatakan bahwa kegiatan tersebut penting untuk memastikan tidak ada sasaran imunisasi yang terlewat.

“Rakor ini kita lakukan untuk menyusun langkah dan strategi pelaksanaan imunisasi kejar di bulan Oktober. Kita ingin memastikan seluruh sasaran yang belum mendapatkan imunisasi dapat teridentifikasi dan mendapatkan pelayanan,” ujar Zurriyah.

Menurut Zurriyah, keberhasilan program imunisasi tidak hanya bergantung pada pelayanan di fasilitas kesehatan, tetapi juga membutuhkan dukungan dan keterlibatan berbagai pihak, termasuk pemerintah desa, kader kesehatan, serta masyarakat.

Karena itu, melalui pembentukan tim microplanning, Puskesmas Pangi akan memperkuat koordinasi dan pemetaan sasaran di lapangan sehingga pelaksanaan imunisasi kejar dapat dilakukan secara lebih efektif.

“Kami berharap seluruh tim dapat bekerja sama, mulai dari pendataan sasaran, pelaksanaan pelayanan hingga pemantauan. Dukungan pemerintah desa dan masyarakat juga sangat penting agar cakupan imunisasi dapat terus meningkat,” jelasnya.

Kapus Zurriyah menambahkan, imunisasi merupakan salah satu langkah penting dalam melindungi anak dari berbagai penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.

“Harapan kami, tidak ada lagi anak yang tertinggal imunisasinya. Dengan kerja sama semua pihak, kita bisa mengejar sasaran yang belum mendapatkan imunisasi dan memberikan perlindungan kesehatan sejak dini,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *