Erapena.com- Puskesmas Pangi menggelar kegiatan mini lokakarya (minlok) lintas sektor sebagai upaya memperkuat koordinasi program kesehatan di wilayah kerjanya, Rabu 6 Mei 2026.
Kegiatan ini menekankan sejumlah isu strategis, mulai dari pencegahan pernikahan di bawah umur hingga penguatan peran lintas sektor dalam pelayanan kesehatan masyarakat.
Kepala Puskesmas Pangi, Zurriyah Iqam Musa, S.kep., menyampaikan bahwa kegiatan minlok ini menjadi momentum penting untuk menyatukan persepsi dan langkah lintas sektor dalam menjawab berbagai tantangan kesehatan di masyarakat.
Kapus Zurriah menerangkan, dalam pertemuan tersebut, pernikahan usia dini menjadi perhatian utama karena dinilai berdampak pada kesehatan ibu dan anak. Oleh karena itu, dibutuhkan keterlibatan aktif seluruh pihak, baik pemerintah desa, tokoh masyarakat, maupun sektor terkait untuk melakukan edukasi dan pencegahan secara berkelanjutan.
Lebih lanjut, Kapus Zurriyah juga menyampaikan, dibahas pula alur pengurusan calon pengantin (catin) yang harus melalui pemeriksaan kesehatan sebagai langkah deteksi dini risiko penyakit dan kesiapan reproduksi.
Dirinya menjelaskan, pentingnya kepatuhan terhadap alur tersebut guna menekan angka stunting dan masalah kesehatan lainnya.
Selain itu, Kapus Zurriyah juga menyampaikan, dalam upaya pengendalian Tuberkulosis (TB), pihaknya mendorong pembentukan Desa Siaga TB di seluruh wilayah kerjanya. Jika sebelumnya, program ini baru diterapkan di Desa Tana Putih, ke depan akan diperluas ke seluruh desa sebagai bagian dari strategi deteksi dini dan penanggulangan kasus TB secara lebih masif.
“Kami berharap seluruh lintas sektor dapat berperan aktif, terutama dalam mencegah pernikahan usia dini dan mendukung pembentukan Desa Siaga TB di semua desa. Dengan kolaborasi yang kuat, upaya deteksi dini penyakit serta peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dapat berjalan lebih optimal,” harapnya.
Di sisi lain, kapus Zurriyah memberikan apresiasi atas meningkatnya kunjungan masyarakat ke posyandu. Capaian ini dinilai sebagai indikator positif meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya layanan kesehatan dasar.
“Peningkatan kunjungan posyandu merupakan hasil kerja bersama yang perlu terus dipertahankan dan ditingkatkan demi mendukung kesehatan ibu dan anak di wilayah kerja Puskesmas Pangi,” pungkasnya.













