Wabup Boalemo Ajak Tenaga Pendidik Wujudkan Nilai Pengorbanan dalam Tugas

Erapena.com- Menjelang Hari Raya Idul Adha, semangat berkurban kembali digaungkan sebagai momentum refleksi, tidak hanya dalam konteks ibadah, tetapi juga dalam menjalankan tugas sebagai pendidik.

Hal itu ditekankan Wakil Bupati Boalemo Lahmudin Hambali saat membuka sosialisasi program BPJS ketenaga kerjaan, di hotel grand Amalia, Senin 20 April 2026.

Turut hadir dalam sosialisasi tersebut, jajaran Dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Boalemo, serta para guru.

Dalam sambutannya, Wabup Lahmuddin menyampaikan bahwa esensi Idul Adha bukan sekadar menyembelih hewan qurban, melainkan lebih pada nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial terhadap sesama.

“Mendidik anak bangsa membutuhkan pengorbanan yang luar biasa, baik waktu, tenaga, maupun pikiran,” ucapnya.

Lahmuddin mengajak seluruh pendidik, untuk menjadikan momentum Idul Adha sebagai sarana introspeksi diri dengan “menyembelih” sifat-sifat negatif, seperti egoisme, kemalasan, dan sikap acuh tak acuh.

Sebagai gantinya, Lanjut Lahmuddin, para pendidik diharapkan menumbuhkan semangat keikhlasan dalam melayani, berbagi ilmu, serta berkomitmen mencerdaskan generasi penerus bangsa agar menjadi pribadi yang unggul dan berakhlak mulia.

Tak hanya itu, guru dan tenaga kependidikan juga didorong untuk membentuk kelompok-kelompok qurban di lingkungan kerja masing-masing, sebagai bentuk nyata kepedulian sosial dan kebersamaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *