Lahmuddin Hambali Motivasi Kader di Muscam V Golkar Dulupi

Erapena.com- Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Boalemo, Lahmuddin Hambali, secara resmi membuka Musyawarah Kecamatan (Muscam) V Partai Golkar Kecamatan Dulupi yang digelar di Aula Kantor Desa Dulupi, Minggu (19/4).

Dalam sambutannya di hadapan kader Golkar, Lahmuddin Hambali menegaskan bahwa aktivitas partai politik tidak dapat dipisahkan dari pemerintah, baik di tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten.

Ketua Lahmuddin menekankan pentingnya koordinasi antara partai dan pemerintah dalam menjalankan setiap program.

“Partai Golkar adalah bagian dari pemerintah, sehingga setiap kegiatan partai harus selaras dan terkoordinasi dengan pemerintah,” ujarnya.

Lahmuddin juga memberikan motivasi kepada para kader yang akan bertarung dalam pemilihan Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) Dulupi.

Ia turut merefleksikan perjalanan kepemimpinan Golkar di wilayah tersebut, mulai dari masa Sahid Djibu hingga Rensi Makuta yang pernah mengantarkan kader Golkar duduk di DPRD Kabupaten Boalemo.

Namun demikian, dirinya mengakui bahwa dalam beberapa periode terakhir, Golkar Dulupi masih menghadapi tantangan dan belum mampu bersaing secara optimal dengan partai politik lainnya.

Lebih lanjut, Lahmuddin mengungkapkan bahwa tantangan yang dihadapi pemerintah daerah saat ini adalah keterbatasan anggaran yang berdampak pada belum maksimalnya sejumlah program pembangunan.

Meski begitu, pemerintah daerah terus melakukan berbagai langkah strategis, termasuk memperjuangkan program nasional melalui lobi di tingkat pusat.

Salah satu upaya tersebut adalah masuknya program Kampung Nelayan Merah Putih yang telah disurvei di Desa Tabongo, Kecamatan Dulupi. Selain itu, Dulupi juga diproyeksikan menjadi lokasi pengembangan pelabuhan dan pabrik besi yang tengah diperjuangkan oleh Pemerintah Kabupaten Boalemo.

Di akhir sambutan Lahmuddin mengajak seluruh kader Golkar, bahkan seluruh kader partai di Boalemo, untuk bersinergi dalam memanfaatkan berbagai program strategis nasional yang masuk ke daerah.

Program-program tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi baru di tengah masyarakat, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Kampung Nelayan, Koperasi Desa Merah Putih, hingga rencana pembangunan batalyon di Kecamatan Tilamuta.

“Semua potensi ini harus kita manfaatkan bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Boalemo,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *