Erapena.com- Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Peduli (AMMP) mendesak kejaksaan Negeri (Kejari) Boalemo agar segera menyelesaikan kasus dugaan korupsi Perjalanan dinas fiktif di DPRD Boalemo.
Desakan itu muncul pada saat sejumlah Mahasiswa yang tergabung dalam Forum Aliansi masyarakat dan mahasiswa melakukan unjuk rasa ke Kantor Kejaksaan Negeri Boalemo, Kamis 7 Agustus 2025.
“Kami mendorong dan menekan kepada Kejaksaan untuk selesaikan secepatnya kasus dugaan korupsi perjalanan dinas fiktif DPRD Boalemo pada tahun 2020 hingga 2022,” desak Korlap Aksi Sahril Tialo.
Menurut Sahril, kasus dugaan korupsi yang ada di gedung parlemen Boalemo, yang saat ini dalam tahap penyidikan oleh kejaksaan negeri Boalemo.
“Kasus ini sudah viral di media dan menjadi konsumsi publik. Olehnya harus diselesaikan, jika tidak maka kami akan turun lagi kejalan mempertanyakan kasus dugaan korupsi DPRD Boalemo,” harap Massa Aksi.
Sementara itu Kepala Kejaksaan Negari Boalemo, Nurul Anwar menyampaikan bahwa kejaksaan negeri Boalemo telah berkomitmen untuk menuntaskan kasus dugaan korupsi perdis DPRD Boalemo secara objektif.
“Kami semua di kejaksaan kompak untuk menjalan kasus ini secara objektif, tolong dikawal agar kami konsen dalam bekerja,” ucap Kajari Boalemo, Nurul Anwar.













