Erapena.com- Upaya pelestarian seni dan budaya lokal terus digalakkan masyarakat Gorontalo. Salah satunya melalui kegiatan Lomba Layang-Layang Bulia Tradisional yang resmi digelar di Desa Mohungo, Kecamatan Tilamuta, Kamis (2/4/2026).
Kegiatan ini berlangsung meriah dengan diikuti puluhan peserta dari berbagai desa.
Langit Mohungo pun dipenuhi warna-warni layang-layang khas Bulia yang memiliki bentuk dan karakteristik unik, mencerminkan kearifan lokal masyarakat setempat.
Panitia pelaksana menyampaikan bahwa lomba ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi generasi muda agar tetap mengenal dan mencintai budaya daerah.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat, khususnya anak muda, untuk terus melestarikan budaya layang-layang tradisional yang menjadi warisan leluhur,” ujar salah satu panitia.
Selain perlombaan, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antarwarga. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya penonton yang memadati lokasi kegiatan tersebut.
Pemerintah desa setempat pun memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Diharapkan, lomba layang-layang Bulia tradisional ini dapat menjadi agenda tahunan yang mampu menarik minat wisatawan serta mengangkat potensi budaya Gorontalo ke tingkat yang lebih luas.
Dengan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya, lomba ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam menjaga eksistensi seni tradisional di tengah arus modernisasi.













