Erapena.com- Salah seorang tokoh agama di Boalemo, Gorontalo, Abdul Gawi Djafar memberi dukungan penuh terhadap kinerja polri dalam menjaga keamanan unjuk rasa pada bulan Agustus lalu.
Dalam sebuah pernyataan, Abdul Gawi Djafar selaku pimpinan pondok pesantren Al Khairat Tilamuta menyampaikan apresiasi kepada instansi Polri dalam pelaksanaan tugas mengawal unjuk rasa yang dilakukan oleh mahasiswa, buruh, ojol dan pelajar.
“Kami mengapresiasi dan mendukung penuh upaya polri terhadap upaya dalam mengungkap pelaku-pelaku tindakan anarkis,” ucap Ami Gawi.
Abdul Gawi Djafar yang sering disapa Ami Gawi ini menilai, tindakan anarkisme yang terjadi pada unjuk rasa itu, hanya dilakukan oleh sebagian kelompok yang tidak bertanggung jawab.
“Saya melihat, terdapat kelompok yang tidak bertanggung jawab yang berupaya memecah belah bangsa sehingga terjadi tindakan anarkisme yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa,” ungkapnya.
“Alhamdulillah pihak kepolisian mampu menangani kelompok-kelompok yang berupaya memecah belah bangsa, dengan kesiagaan dan ketegasan bapak kapolri serta jajarannya situasi dapat segera kembali kondusif,” tambahnya.
Ia berharap Polri terus meningkatkan kesiapan anggotanya dalam mengawal unjuk rasa sesuai aturan dan menjunjung tinggi nilai-nilai Hak Asasi Manusia.
“kami berharap, kedepan polri siap menangani unjuk rasa, untuk reformasi kepolisian berfokus pada penanganan Unjuk rasa merupakan agenda untuk segera dilakukan. Polri harus kembali kepada nilai-nilai hak asasi manusia dan sesuai dengan standar-standar tugas kepolisian,” tandasnya.













