Bupati Boalemo Dorong Percepatan Realisasi KEK Teluk Tomini 

Erapena.com- Bupati Boalemo, Drs. Rum Pagau, menghadiri Musyawarah Nasional Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Munas APKASI) ke-VI yang digelar di Gedung The Sentra, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Kamis 29 Mei 2025.

Adapun Forum ini menjadi sarana efektif untuk merumuskan kebijakan bersama dalam percepatan pembangunan, penguatan ekonomi daerah, hingga advokasi kepentingan daerah ke tingkat nasional.

Dikesempatan itu, Bupati Rum Pagau membawa misi besar mendorong percepatan realisasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Teluk Tomini. KEK ini dirancang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berbasis pada potensi kawasan pesisir, kelautan, dan kebudayaan lokal di wilayah Teluk Tomini.

“Melalui Munas APKASI, kami ingin memperkuat sinergitas antarwilayah di kawasan Teluk Tomini, khususnya dalam mendukung pembangunan KEK yang terintegrasi dengan visi pembangunan nasional,” ujar Rum Pagau.

KEK Teluk Tomini diproyeksikan menjadi episentrum pertumbuhan ekonomi baru yang tidak hanya menggerakkan sektor industri dan pariwisata, tetapi juga memperkuat ekosistem usaha mikro dan koperasi daerah.

Untuk itu Bupati Rum Pagau memanfaatkan kesempatan ini untuk membangun komunikasi strategis dengan para bupati se-Indonesia, terutama yang memiliki konektivitas wilayah di kawasan Sulawesi dan perairan Teluk Tomini.

Kerja sama lintas daerah ini diyakini menjadi kunci dalam pengembangan infrastruktur maritim, penguatan jaringan pelabuhan, serta integrasi pasar regional antar kabupaten pesisir.

“Kami ingin membangun kolaborasi konkret. Tidak hanya berhenti pada wacana, tapi masuk dalam bentuk kerja sama lintas sektor dan lintas daerah,” tegasnya.

Keterlibatan aktif Bupati Rum Pagau dalam Munas APKASI 2025 menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Boalemo dalam memperjuangkan kemajuan daerah melalui jalur diplomasi strategis. Dengan visi membangun peradaban dan ekonomi kawasan, Boalemo tampil sebagai salah satu daerah yang aktif menyuarakan integrasi pembangunan lintas wilayah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *