Erapena.com- Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Boalemo kembali tuai sorotan.
Sempat redup akibat sorotan publik dan penertiban aparat, Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di dusun sambati, Dulupi, Boalemo, tampaknya kembali beraksi.
Hal itu dikarenakan Lemahnya pengawasan sehingga memunculkan ke khawatiran lama, bahwa PETI belum benar-benar mati, hanya “tidur sementara”.
Terlihat, di beberapa titik lokasi yang sebelumnya dikenal sebagai kantong PETI, jadi incaran para pelaku usaha demi keuntungan pribadi.
Dari pantauan dilapangan, sejumlah alat terlihat mulai beroperasi dari siang hingga malam hari.
Minimnya patroli rutin dan pengawasan berkelanjutan diduga menjadi celah utama. Setelah penindakan awal dilakukan, tidak ada pengawalan serius untuk memastikan lokasi benar-benar steril dari aktivitas tambang ilegal.
Kondisi inilah dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk kembali menghidupkan PETI dengan pola yang lebih tertutup.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait mengenai kembalinya aktifitas ilegal PETI di Boalemo.













