Soal Penghentian Turnamen Dulupi Cup, Begini Tanggapan Ketua Panitia

 

Erapena.com- Ketua Panitia Turnamen Sepak Bola Dulupi Cup U-20, Aditya Hambali, akhirnya buka suara terkait penghentian turnamen yang sempat memicu polemik di kalangan masyarakat pecinta sepak bola.

Dalam pernyataannya, keputusan penghentian turnamen diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral dan demi menjaga keamanan serta sportivitas kompetisi.

“Penghentian turnamen ini kami lakukan sebagai langkah tegas untuk merespons dinamika yang berkembang, termasuk temuan manipulasi data tahun kelahiran yang dilakukan oleh tim Dulupi FC,” kata Aditya kepada media, Kamis 26 Juni 2025.

Aditya, menjelaskan, dugaan pelanggaran tersebut telah diajukan dalam bentuk banding ke Asprov PSSI Gorontalo. Namun, Ajukan Banding Dulupi dikembalikan ke Askab PSSI Boalemo.

“Dengan mempertimbangkan jalannya kompetisi, Askab PSSI Boalemo akhirnya mengambil keputusan untuk mendiskualifikasi Dulupi FC dan menetapkan Game FC melaju ke semifinal. Namun, keputusan itu justru memicu ancaman dari sejumlah tokoh masyarakat, manajer tim, bahkan tokoh politik, yang disampaikan secara langsung kepada Klub Lahumbo,” ujar Aditya.

Maka dari itu, kata Aditya, menyikapi situasi yang semakin tidak kondusif, ASKAB PSSI Boalemo akhirnya memutuskan untuk menghentikan seluruh pertandingan dalam Turnamen Dulupi Cup U-20 demi menjaga keamanan seluruh pihak yang terlibat.

“Atas nama panitia, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada semua pihak. Keputusan ini sangat berat, namun keselamatan dan ketertiban bersama adalah prioritas utama,” ujarnya.

Aditya juga menambahkan, bahwa pihaknya sedang menjalin komunikasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mencari solusi terbaik, dengan harapan turnamen ini bisa kembali dilanjutkan secara sportif dan aman.

“Turnamen ini adalah milik kita bersama, dan sepak bola seharusnya menjadi ruang pemersatu. Kami berharap semua pihak dapat menahan diri dan bersama-sama menjaga marwah sepak bola di Boalemo,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *