Erapena.com- Puskesmas Pangi, Kecamatan Dulupi, Kabupaten Boalemo, terus memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan Tuberkulosis (TB) melalui pembekalan kader TB di wilayah kerjanya.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Puskesmas Pangi, Selasa (3/11/2026), ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan pengetahuan dan kapasitas kader dalam membantu tenaga kesehatan melakukan edukasi, deteksi dini, hingga pendampingan terhadap masyarakat yang berisiko maupun pasien yang sedang menjalani pengobatan TB.
Melalui pembekalan tersebut, para kader diberikan pemahaman mengenai bahaya penyakit TB, gejala yang perlu diwaspadai, pentingnya pemeriksaan kesehatan, serta keharusan menjalani pengobatan secara teratur hingga tuntas.
Kepala Puskesmas Pangi, Zurriyah Iqdam Musa, S.Kep., M.KM., mengatakan bahwa pembekalan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat keterlibatan masyarakat dalam mendukung program pencegahan dan penanggulangan TB.
Menurut Kapus Zurriyah, kader memiliki peran penting sebagai perpanjangan tangan tenaga kesehatan, terutama dalam menjangkau masyarakat, memberikan edukasi, mengenali gejala awal, serta mendorong warga agar segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala yang mengarah pada penyakit TB.
“Kami berharap melalui pembekalan ini, para kader memiliki pengetahuan dan pemahaman yang lebih baik tentang TB. Sehingga mereka bisa membantu memberikan edukasi kepada masyarakat, mengajak warga untuk memeriksakan diri, serta mendampingi pasien agar menjalani pengobatan sampai tuntas,” ujarnya.
Kapus Zia menegaskan, penanggulangan TB tidak bisa hanya mengandalkan tenaga kesehatan maupun pelayanan di fasilitas kesehatan. Dibutuhkan keterlibatan aktif kader dan masyarakat untuk mencegah penyebaran penyakit tersebut.
Terlebih, kader memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat sehingga dinilai lebih efektif dalam menjangkau warga hingga ke pelosok desa.
“Penanganan TB tidak hanya bertumpu pada pelayanan di fasilitas kesehatan, tetapi juga harus diperkuat melalui keterlibatan masyarakat di lingkungan masing-masing,” imbuhnya.
Kapus Zia berharap para kader semakin siap menjalankan tugasnya dalam membantu menemukan kasus TB lebih dini, mencegah risiko penularan, serta memastikan pasien mendapatkan pendampingan selama menjalani pengobatan.
“Saya berharap perkuat sinergi antara tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat dalam menekan penyebaran TB di wilayah kerja Puskesmas Pangi,” tutup Kapus Zia.













