Ironi Krisis Air Bersih di Boalemo: Mengandalkan Mobil Tangki “Renta” Usia 23 Tahun

Erapena.com- Di balik antrean panjang warga yang membawa jerigen dan ember demi mendapatkan air bersih, tersimpan sebuah realitas yang memprihatinkan sekaligus menggelitik dada.

Mobil tangki air milik Perumda Tirta Boalemo yang diandalkan untuk melayani kebutuhan vital masyarakat ternyata sudah berusia uzur, yakni 23 tahun.

Truk berwarna biru tua dengan tulisan “Water Supply” dan “PDAM Tirta Boalemo” ini telah melintasi dua dekade pengabdian.

Usia senjanya membuat kendaraan operasional ini sering kali kewalahan menjalankan tugas berat di lapangan.

Sebuah pemandangan miris tertangkap kamera ketika truk tangki pengangkut harapan warga tersebut mengalami kendala mesin.

Sejumlah petugas bahu-membahu mendorong bodi truk berwarna biru itu agar bisa bergerak.

ironi, ketika Krisis Air Bersih di Boalemo hanya mengandalkan Mobil Tangki “Renta” Usia 23 Tahun.

Sorotan Dari Ketua Garda Satu

Kondisi itu mendapat tanggapan dari Ketua Garda Satu Boalemo Noldy Biya.

Bagi Noldy, kondisi tersebut seharusnya menjadi alarm bagi DPRD Boalemo untuk mendorong pengadaan mobil tangki baru melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Menurut Noldy, ketersediaan armada yang memadai sangat penting agar pelayanan distribusi air bersih dapat menjangkau masyarakat yang terdampak kekeringan.

“Kondisi ini sudah darurat. Mobil tangki Perumda usianya sudah 23 tahun dan sudah uzur. Tapi anehnya, DPRD Boalemo seolah minim kepekaan. Ke mana mata hati para wakil rakyat? Seharusnya anggaran difokuskan untuk hal yang menyangkut hajat hidup orang banyak, bukan malah sibuk dengan urusan lain yang kurang esensial,” ujar Noldy.

Noldy juga menyoroti dugaan alokasi tambahan anggaran perjalanan dinas dalam APBD Perubahan yang dinilainya perlu dikaji kembali, terutama jika pada saat bersamaan kebutuhan mendesak masyarakat terhadap air bersih belum mendapatkan dukungan anggaran yang memadai.

Noldy menegaskan, anggaran daerah seharusnya disusun berdasarkan skala prioritas dan tingkat urgensi kebutuhan masyarakat. Dalam situasi krisis air bersih, penguatan sarana distribusi dinilai lebih mendesak untuk diperjuangkan.

Noldy mengungkapkan, usulan pengadaan mobil tangki air bersih sebenarnya pernah disuarakan oleh salah seorang anggota DPRD dalam pembahasan anggaran perubahan.

Namun, menurutnya, usulan tersebut perlu mendapatkan dukungan lebih luas dari anggota legislatif lainnya agar dapat direalisasikan.

Garda Satu Boalemo menilai, persoalan ini bukan sekadar tentang usia kendaraan operasional, melainkan menyangkut kemampuan pemerintah daerah dalam memastikan pelayanan dasar tetap berjalan di tengah situasi darurat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *