Debit Air Menurun, Warga Tilamuta Diminta Hemat Air

Ilustrasi

Erapena.com- Dampak musim kemarau yang berkepanjangan mulai dirasakan masyarakat di sejumlah titik wilayah Ibu Kota Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Gorontalo.

Penurunan debit air pada instalasi pengolahan air (IPA) milik Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Boalemo menyebabkan terganggunya pelayanan serta menurunnya tekanan air yang disalurkan kepada pelanggan.

Penurunan debit air tersebut terjadi pada dua instalasi pengolahan air, yakni di Ayuhulalo dan Piloliyanga.

Kondisi ini berdampak terhadap kemampuan Perumda dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, khususnya di wilayah perkotaan Tilamuta.

Direktur Perumda Tirta Boalemo Hariyono Bokingo menjelaskan, debit air pada instalasi Piloliyanga yang sebelumnya mencapai 30 liter per detik kini tersisa sekitar 5 liter per detik.

Sementara itu, debit air pada instalasi Ayuhulalo yang sebelumnya mencapai 40 liter per detik saat ini menurun menjadi sekitar 25 liter per detik.

“Penurunan debit air tersebut berpengaruh terhadap tekanan distribusi dan pemenuhan kebutuhan air bersih pelanggan di sejumlah wilayah,” jelasnya kepada media, Sabtu (31/10/2026).

Menghadapi kondisi tersebut, Direktur Hariyono mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan air serta memanfaatkan waktu ketika air masih mengalir untuk menampung persediaan.

“Himbauan ini saya sampaikan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan pelayanan air bersih selama musim kemarau yang belum menunjukkan tanda-tanda berakhir,” imbuhnya.

Hariyono berharap, masyarakat dapat bekerja sama dengan melakukan penampungan air di rumah masing-masing saat distribusi masih berlangsung.

“Harapan ini saya minta kepada seluruh masyarakat untuk rajin-rajinlah menampung air guna menyikapi kondisi ini,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *