Erapena.com- Dugaan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) menggunakan alat berat jenis ekskavator di wilayah Saritani, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo, Gorontalo, kembali menjadi sorotan.
Salah seorang aktivis, Fahrul Wahidji, mendesak Aparat Penegak Hukum (APH), khususnya Kepolisian Resor (Polres) Boalemo, agar segera menelusuri dugaan aktivitas pertambangan ilegal tersebut, termasuk memeriksa pihak-pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan mobilisasi alat berat ke lokasi tambang.
Fahrul meminta Polres Boalemo memanggil dan memeriksa seorang warga lokal berinisial H yang namanya disebut-sebut memiliki keterkaitan dengan aktivitas PETI di wilayah Saritani.
“Saya minta Polres Boalemo segera panggil H untuk diperiksa,” tegas Fahrul, Jumat 30 Oktober 2026.
Fahrul mengatakan, berdasarkan informasi yang dihimpun, H diduga memiliki peran dalam mengendalikan mobilisasi alat berat yang digunakan di lokasi pertambangan tersebut.
Selain itu, lanjut Fahrul, muncul informasi yang menyebutkan bahwa H memiliki empat unit alat berat jenis ekskavator milik pribadi yang diduga digunakan dalam aktivitas pertambangan ilegal.
Namun, informasi mengenai kepemilikan dan penggunaan alat berat tersebut perlu ditelusuri lebih lanjut oleh aparat berwenang.
“Sempat diberitakan bahwa H memiliki empat unit alat berat milik pribadi, informasi yang berkembang dari masyarakat ditengah masyarakat perlu ditindak lanjuti melalui proses klarifikasi dan pemeriksaan secara profesional,” tambahnya.
Menurut Fahrul, penegakan hukum tidak boleh berhenti pada penertiban di lokasi tambang, tetapi juga perlu menelusuri pihak-pihak yang diduga berperan dalam mendukung operasional PETI.
“Jika ditemukan bukti yang cukup penanganan perkara diharapkan dilanjutkan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Publik menunggu langka polres Boalemo,” ujarnya.
Bagi Fahrul, penelusuran terhadap dugaan peran pihak-pihak di balik mobilisasi alat berat menjadi bagian penting dalam upaya mengungkap aktivitas PETI secara menyeluruh.
Hingga berita ini diterbitkan Tim media akan berupaya mengkonfirmasi kepada polres Boalemo terkait keterlibatan H dalam aktifitas PETI.













