Debit Air di Tilamuta Menurun, Perumda Boalemo Siapkan Jadwal Distribusi Air Bersih

Erapena.com- Penurunan debit air pada sejumlah instalasi pengolahan air (IPA) menjadi tantangan bagi pelayanan air bersih Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Boalemo.

Kondisi ini mendorong Perumda Tirta Boalemo menyiapkan langkah antisipasi melalui pengaturan jadwal distribusi air kepada pelanggan.

Debit air di IPA Ayuhulalo mengalami penurunan dari sebelumnya 40 liter per detik menjadi 25 liter per detik.

Sementara itu, kondisi yang lebih signifikan terjadi di IPA Piloliyanga. Debit air yang sebelumnya mencapai 30 liter per detik kini menurun drastis menjadi hanya 5 liter per detik.

Penurunan debit tersebut berdampak pada kemampuan penyediaan air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Karena itu, Perumda Tirta Boalemo berencana menerapkan penjadwalan distribusi air secara proporsional agar pelayanan tetap berjalan di tengah keterbatasan pasokan.

Direktur Perumda Tirta Boalemo, Hariyono Bokingo, mengatakan bahwa penyesuaian distribusi merupakan langkah antisipasi untuk memastikan pelayanan air bersih tetap menjangkau masyarakat di tengah penurunan debit air.

Menurut Hariyono, keterbatasan pasokan menjadi tantangan yang harus dihadapi dengan mencari solusi terbaik, tanpa mengabaikan kebutuhan masyarakat terhadap air bersih.

“Di tengah keterbatasan, pelayanan tidak boleh berhenti. Kami terus berupaya mencari solusi agar masyarakat tetap mendapatkan akses air bersih. Penjadwalan distribusi ini menjadi salah satu langkah yang perlu dilakukan agar pembagian air dapat berlangsung secara proporsional,” ujarnya.

Hariyono menegaskan, pihaknya memahami bahwa air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang sangat penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Karena itu, Direktur Hariyono meminta masyarakat untuk memahami kondisi yang sedang dihadapi serta mendukung langkah penyesuaian distribusi yang akan diterapkan.

“Kami menyadari bahwa air merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Keterbatasan ini bukan alasan bagi kami untuk menyerah, tetapi menjadi tantangan untuk terus melakukan upaya perbaikan pelayanan. Kami memohon pengertian dan dukungan masyarakat selama kondisi ini berlangsung,” tambahnya.

Selain itu, Hariyono mengimbau seluruh pelanggan agar memanfaatkan waktu ketika aliran air tersedia untuk mengisi tempat penampungan, seperti bak, drum, atau wadah lainnya.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga ketersediaan air bagi kebutuhan rumah tangga ketika distribusi dihentikan sementara sesuai jadwal yang akan diberlakukan.

“Kami mengimbau pelanggan agar menyiapkan penampungan air dan mengisinya saat aliran masih tersedia. Dengan begitu, kebutuhan rumah tangga tetap bisa terpenuhi ketika distribusi dihentikan sementara sesuai jadwal. Kami juga berharap masyarakat dapat menggunakan air secara bijak dan tidak berlebihan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *