Erapena.com- Upaya deteksi dini Tuberkulosis (TB) terus dilakukan Puskesmas Pangi melalui kegiatan tracing TB yang terintegrasi dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Kantor Desa Pangi, Sabtu 8 Agustus 2026, dengan melibatkan berbagai unsur lintas sektor.
Kegiatan itu turut dihadiri Camat Dulupi, Ketua TP-PKK Kecamatan Dulupi, seluruh kepala desa di wilayah kerja Puskesmas Pangi, Ketua PKK Desa, serta para kader.
Kolaborasi antara Puskesmas Pangi dan Dinas Kesehatan, didukung peran aktif lintas sektor, turut mendorong tingginya partisipasi masyarakat. Sehingga Tercatat 90 persen warga hadir untuk mengikuti rangkaian pemeriksaan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Puskesmas Pangi dalam menemukan kasus TBC secara lebih dini, sekaligus memberikan akses pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Pangi.
Pelaksanaan tracing TB yang dipadukan dengan CKG juga dinilai memudahkan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa harus datang langsung ke fasilitas kesehatan.
Kepala Puskesmas Pangi, Zurriyah Iqdam Musa, S.Kep, M.KM., menjelaskan, kegiatan tracing TB yang terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) merupakan bagian dari upaya memperkuat deteksi dini sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Sebanyak 90 orang datang dan mengikuti pemeriksaan. Ini menunjukkan bahwa masyarakat memiliki kepedulian terhadap kesehatan dan pentingnya melakukan deteksi dini,” jelasnya.
Kapus Zurriyah menambahkan, pihaknya akan terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia, terutama jika mengalami gejala yang mengarah pada TB.
“Kami berharap masyarakat tidak takut untuk memeriksakan diri. Semakin cepat ditemukan, semakin cepat pula penanganannya dan risiko penularannya dapat ditekan,” tutupnya. (Eca).













