Jaringan Togel di Boalemo Diduga Dikendalikan WNA

Gambar Ilustrasi

Erapena.com- Dugaan praktik perjudian jenis Toto Gelap (togel) kembali mencuat di Kabupaten Boalemo.

Aktivitas yang diduga berlangsung di wilayah Kecamatan Tilamuta itu disebut melibatkan jaringan berjenjang, mulai dari bos besar, sub-agen hingga pengecer.

Berdasarkan Informasi yang diterima oleh media menyebutkan, seorang Warga Negara Asing (WNA) diduga berada di balik jaringan tersebut dan disebut berperan sebagai bos besar.

Dari Sumber terpercaya mengatakan, jaringan togel itu memiliki pembagian peran serta hasil yang berbeda bagi setiap pihak yang terlibat.

“Strukturnya mulai dari bos besar, sub-agen sampai pengecer,” ungkap sumber yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan, Jumat, 4 September 2026.

Menurut sumber, pengecer disebut memperoleh bagian sekitar 10 persen, sementara sub-agen mendapatkan bagian sebesar 25 persen dari hasil yang dibagikan dalam jaringan tersebut.

“Kalau pembagiannya, pengecer 10 persen dan sub-agen 25 persen,” ujarnya.

Tak hanya itu, Ia juga menyebutkan, aktivitas tersebut diduga telah berlangsung cukup lama, mulai berjalan sejak tahun 2024.

Dari informasi yang disampaikan kepada media, terdapat sejumlah inisial yang disebut berkaitan dengan jaringan itu. H disebut sebagai bos besar yang diduga merupakan WNA.

Sementara U disebut berperan sebagai sub-agen dan merupakan warga Boalemo. Adapun T disebut sebagai pengecer yang juga merupakan warga setempat.

Namun, informasi mengenai dugaan jaringan masih perlu diverifikasi lebih lanjut. Termasuk mengenai identitas, peran, serta keterlibatan masing-masing pihak yang disebut dalam informasi tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, media belum memperoleh keterangan resmi dari aparat penegak hukum terkait dugaan aktifitas judi togel tersebut.

Erapena.com akan terus berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak terkait untuk memperoleh informasi yang lebih lengkap dan berimbang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *