Erapena.com- Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Boalemo memasuki babak baru. Pengurus HMI Cabang Boalemo periode 2026-2027 resmi dilantik dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo, Selasa (15/9/2026).
Pelantikan tersebut dihadiri Wakil Bupati Boalemo Lahmuddin Hambali, Sekretaris Daerah Boalemo Prof. Nurdin, Pengurus PB HMI, Ketua KAHMI Boalemo Djafar Latip Kilo, sejumlah alumni HMI, serta tamu undangan lainnya.
Pergantian kepengurusan ini bukan sekadar seremoni organisasi. Momentum tersebut menjadi awal bagi kepengurusan baru untuk memperkuat posisi HMI sebagai organisasi mahasiswa yang memiliki peran strategis dalam menyuarakan kepentingan masyarakat sekaligus mengawal arah pembangunan di Kabupaten Boalemo.
Ketua HMI Cabang Boalemo periode 2026-2027, Ayun Mansou, menegaskan bahwa kepengurusan yang dipimpinnya akan berupaya membawa HMI tetap kritis, konstruktif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi daerah.
“Amanah ini bukan hanya tentang menjalankan roda organisasi, tetapi bagaimana HMI dapat hadir memberikan gagasan dan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kami ingin membangun HMI Cabang Boalemo yang solid, progresif, serta mampu menjadi mitra kritis pemerintah dalam mengawal pembangunan,” ujar Ayun.
Dijelaskan Ayun, HMI tidak boleh hanya berhenti pada aktivitas internal organisasi. Kader HMI harus mampu membaca berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat dan menghadirkan gagasan sebagai bagian dari solusi.
Untuk itu, Ayun menilai sinergi antara kader HMI, pemerintah daerah, alumni, dan berbagai elemen masyarakat menjadi penting dalam menciptakan ruang kolaborasi yang produktif.
Ayun juga mengingatkan seluruh pengurus agar tetap menjaga nilai-nilai perjuangan HMI serta menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab.
Di sisi lain, Wakil Bupati Boalemo Lahmuddin Hambali memberikan apresiasi terhadap pelantikan pengurus HMI Cabang Boalemo periode 2026-2027.
Lahmuddin berharap HMI mampu terus melahirkan kader-kader muda yang memiliki kapasitas, integritas, serta kepedulian terhadap masa depan Kabupaten Boalemo.
“Kami berharap HMI dapat terus menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kapasitas kepemimpinan sekaligus memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah. Pemerintah daerah tentu terbuka untuk membangun komunikasi dan kolaborasi dengan organisasi kemahasiswaan,” kata Lahmuddin.
Lahmuddin menekankan, kader HMI agar tidak kehilangan fungsi kontrol sosial. Kritik terhadap pemerintah, menurutnya, tetap diperlukan selama disampaikan secara konstruktif dan dilandasi kepentingan pembangunan daerah.
Pelantikan tersebut sekaligus menjadi titik awal bagi kepengurusan HMI Cabang Boalemo periode 2026-2027 untuk menjalankan berbagai agenda organisasi selama satu periode ke depan.
Dengan dukungan alumni serta terbukanya ruang komunikasi bersama pemerintah daerah, HMI Cabang Boalemo diharapkan tidak hanya menjadi organisasi pengaderan, tetapi juga mampu mengambil peran dalam pengembangan intelektual, kepemimpinan, pengabdian, dan pengawalan terhadap berbagai persoalan masyarakat di Kabupaten Boalemo.













