Erapena.com- Kabupaten Boalemo menghadapi tekanan fiskal serius setelah mengalami pengurangan anggaran yang nilainya hampir mencapai Rp90 miliar. Kondisi ini berdampak pada sejumlah program pembangunan dan belanja daerah, termasuk kebijakan efisiensi di berbagai sektor.
Meski demikian, Bupati Boalemo Rum Pagau menegaskan komitmennya untuk tetap mengupayakan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak dihilangkan.
Menurut Bupati Rum, TPP merupakan salah satu penunjang kesejahteraan ASN sekaligus faktor penting dalam menjaga kinerja dan pelayanan publik.
“Di daerah lain TPP telah ditiadakan karena efisiensi anggaran. Insyaallah di kabupaten Boalemo TPP akan tetap ada,” ucap Bupati Rum Pagau saat pimpin apel awal tahun di halaman kantor Bupati Boalemo. Senin 5 Januari 2026.
Meskipun di tengah efisiensi anggaran, Rum meminta seluruh ASN dan PPPK, agar tetap meningkatkan kualitas kinerja dan kedisiplinan sebagai pelayan masyarakat.
“Saya minta dengan adanya efisiensi anggaran ini tidak mengurangi semangat bagi ASN dan PPPK dalam menjalankan tugas,” pintanya.
Selain itu, buaptinrum menyampaikan mulai bulan ini, aktivitas kantor tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Sebab tahun ini ASN diwajibkan masuk kantor pada hari Senin dan Rabu, sementara untuk hari Kamis dan Jumat bekerja dari rumah.
“Kecuali bagi ASN dan PPPK yang ada di Rumah sakit dan sekolah, mereka bekerja sebagaimana biasanya, karena mereka merupakan pelayanan dasar,” tutup Rum Pagau.













