Erapena.com-Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus mendorong seluruh kadernya untuk tidak sekadar hadir di tengah masyarakat, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata melalui gagasan, kerja konkret, dan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Hal itu ditekankan Ketua DPW PKB Provinsi Gorontalo, Muhammad Dzikyan pada kegiatan orientasi politik pengukuhan pengurus DPC dan pelantikan DPAC se-Provinsi Gorontalo, bertempat di Tapadaa Beach, Kabupaten Boalemo, Minggu (8/11/2026).
Dalam arahannya, Ketua DPW PKB Provinsi Gorontalo, Muhammad Dzikyan menyampaikan, para kader yang nantinya bertugas di tingkat kecamatan maupun desa harus mampu menjadi mata, telinga, sekaligus ujung tombak partai di tengah masyarakat.
“Nanti ke depan, para bapak dan ibu akan menjadi mata, telinga, dan ujung tombak Partai Kebangkitan Bangsa di masyarakat, baik di kecamatan masing-masing maupun di desa masing-masing,” ujarnya.
Dzikyan juga menyampaikan tiga pesan penting dari Ketua Umum PKB yang harus menjadi pedoman seluruh kader dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab politik.
Merapikan struktur organisasi
Seluruh kader diminta memperkuat konsolidasi dan merapikan struktur kepengurusan hingga ke tingkat ranting dan anak ranting. Selain itu, pendataan pemilih dan kader juga harus diperhatikan agar tidak ada desa yang mengalami kekosongan data.
Menurut Dzikyan, penguatan struktur dan kelengkapan data menjadi fondasi penting bagi partai untuk membangun kekuatan organisasi hingga ke akar rumput.
Mengedepankan kerja nyata
Kehadiran kader PKB di tingkat desa maupun kecamatan harus memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Kader tidak cukup hanya hadir secara organisatoris, tetapi harus mampu menunjukkan kerja konkret dan menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Kehadiran kader-kader PKB di desa dan kecamatan harus berdampak kepada masyarakat. Bukan sekadar ada faktanya, tetapi harus ada kerjanya, ada solusi yang dihasilkan dari masalah-masalah yang ada di masyarakat,” tegasnya.
Menjaga akhlak politik.
Dzikyan mengingatkan seluruh kader agar tetap mengedepankan kesantunan dalam berpolitik. Perbedaan pilihan dan pandangan politik tidak boleh menjadi alasan untuk menyebarkan fitnah maupun memecah belah masyarakat.
Dzikyan menegaskan, PKB harus mampu menunjukkan karakter sebagai partai yang mengedepankan nilai-nilai keislaman, persatuan, dan persaudaraan.
“Kita boleh berbeda pilihan, tetapi jangan menebar fitnah dan memecah belah masyarakat. Kita harus santun dan mengedepankan bahwa PKB adalah partai politik yang rahmatan Lil Alamin. Nilai tersebut harus tercermin dalam perilaku kader dan kerja-kerja politik yang membawa manfaat bagi masyarakat luas,” pungkasnya.













